Di Pasar Pengantin Bulgaria ini Korang Boleh Beli Awek Eropah yang Dara untuk Dijadikan Isteri

Dasyat tak dasyat pasar ni,sampai boleh sentuh lagi awek tu untuk uji kesuburan pengantin perempuan. Pakat tak laku dah awek wechat perasan yang hantaran 15k tu hahaha 🙂


 

Sekarang, semakin banyak orang yang menikah dengan orang asing.

Mungkin ada yang bertemu saat sekolah diluar negeri, atau kenalan di internet,

tapi tahukah kamu “negara ini” memiliki pasar pengantin?

Banyak orang tua yang membawa anak laki-lakinya untuk memilih istri.

Kamu dapat melihat, menyentuh, bahkan tawar menawar. Kalau kedua belah pihak setuju,

kamu boleh terusmenikah. Wanita di pasar ini juga sudah siap dengan make-up

dan pakaian menunggu sang mempelai menjemput.

Tempat ini di bahagiagian tengah Bulgaria, kota tua Zagora.

Ada hampir 18.000 orang yang mengambil bahagian dalam “pasar pengantin” setiap tahun.

Hal ini sudah menjadi tradisi orang gipsi. Menurut kepercayaan,

wanita dan lelaki  gipsi diasingkan dengan ketat sejak kecil.

Anak umur 15 tahun ke atas juga dilarang masuk sekolah.

Banyak wanita dan lealki yang menunggu-nunggu hari pasar pengantin tahunan itu,

kerana hari itulah kesempatan seseorang menemukan cinta hatinya.

Banyak gadis muda yang berpakaian rapi, memakai kasut tumit tinggi,

menunggu untuk dibeli oleh suami. Harga mereka tidak tinggi,

dengan ribuan euro sudah dapat dibeli (kira-kira rm 10000).

Jika lebih cantik, badan lebih bagus, tentu harganya lebih tinggi.

Di pasar ini, kamu akan melihat ibu bersama anak laki-laki datang untuk memilih menantu,

bahkan mencubit paha gadis tersebut untuk diperiksa apakah berotot.

Menurut mereka, paha yang berotot menunjukkan kesuburan wanita itu.

Laki-laki yang hendak membeli akan berbicara dengan gadis. Kalau laki-laki melihat orang yang dia suka,

dia akan mengajak gadis itu berbicara lebih lama. Kalau keluarga dari pihak laki-laki setuju,

gadis tersebut dapat langsung dibawa pulang ke rumah.

Sebagian besar wanita di pasar lahir dari keluarga miskin.

fakta Pasar Pengantin

Mereka rela menjual diri untuk membantu ekonomi di rumah.

Juga ada gadis yang menjual diri untuk memberi kakak atau adik laki-lakinya wang untuk menikah.

Pasar ini telah lama dikritik dan dianggap meremehkan wanita,

namun bagi orang gipsi ini adalah tradisi penting.

Sebelum pasar ini berakhir, pasangan yang menemui jodohnya akan datang dan menerima restu dari semua orang.

Mereka juga akan menari bersama untuk merayakannya.

 

1. Awek yang ‘dijual’ wajib DARA

Dalam Pasar Pengantin, orang tua yang umumnya berasal dari keluarga miskin diberi kesempatan untuk mengatur pernikahan anaknya,

Syarat utama dalam pasar ini, anak cewek mereka harus perawan   kerana akan mendatangkan harga yang lebih tinggi. Kalau si anaktidak perawan, akan dicap sebagai wanita murahan atau pelacur.


2. Awek yang dijual akan di make up secantik mungkin.

Para orang tua dan anak-anak mereka, baik lelaki atau perempuan , akan datang berkumpul di tanah lapang Stara Zagora, kota di Bulgaria. Stara Zagora ini adalah kota bagi 18.000 orang Kalaidzhi. Dalam acara ini, si anak dara akan  tampil dengan cantik, mulai dari makeup tebal, perhiasan mencolok mata , memakai skirt mini, sampai menggunakan kasut tumit tinggi.

Mereka akan dihampiri dan dilihat oleh para lelaki yang mencari isteri sekaligus orangtua si lelaki yang mencari menantu. Macam kita cari barang di pasar malam.

 

3. Tidak ada istilah cinta di sini

Kalaulah si pengantin perempuan tidak berkenan dengan lelaki yang membelinya, malam suka pula pada orang lain, dia tidak dapat menolak perkahwinan itu. Wali Mujbir  la kot konon-kononnya dia pakai huhu

Gambar pengantin lelaki menguji “kesuburan” pengantin perempuan.

4. Harga Pasar Pengantin.

Harga yang diberikan untuk pengantin  sebesar 2.200 – 4.300 pound sterling (sekitar  RM 12000 hingga RM 24000). Namun harga ini telah menurun dalam beberapa tahun terakhir. Sumber lain menyebutkan calon pengantin lelaki membayar rata-rata USD 290 – USD 350 (sekitar  RM 1600). Boleh sangatla kalau kita nak beli, harga yang pak pak mertua jual anak di Malaysia lagi mahal dari harga awek tercantik Bulgaria ni. Harga anak keluar universiti dengan degree kat Malaysia dah RM20k ,padahal dapat yang hidung penyet mata sepet je.

5. Diadakan setiap empat kali dalam setahun.

Pasar Pengantin diadakan sebanyak empat kali dalam satu tahun. Harinya diselenggarakan bertepatan dengan berbagai hari peristiwa keagamaan selama musim  panas.


6.  Tujuan tradisi ‘bridal market’ adalah untuk menjaga anak perempuan dari godaan.

Tradisi Kalaidzhi menikahkan anak perempuan mereka pada usia 15 tahun, bahkan  lebih muda, untuk menjaga si anak dari godaan. Seperti yang dialami dari fitnah akhir zaman ini.